Kecam Keras Bom Bunuh Diri Di Makasar,Ini Penjelasan Pimred dan BPPH PP Bogor

0
95
Pimred Media PH45 sekaligus Anggota BPPH PP MPC Bogor ,mengecam tindakan Bunuh diri
Pimred Media PH45 sekaligus Anggota BPPH PP MPC Bogor ,mengecam tindakan Bunuh diri

PH45.JAKARTA – Ledakan yang diduga bom terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (28/3/2021).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan pun membenarkan ledakan di Gereja Katedral Makassar tersebut.

Pimpinan Redaksi Media Online dan Cetak serta TV Pejuang Hukum 45 (PH45) sekaligus Anggota BPPH PP Bogor ,Muhamad Karto Nugroho atau yang lebih dikenal sebagai Mas Parto dan di dunia Maya dikenal dengan nama Galang ini , mengecam keras atas insiden bom meledak di Gereja Katedral Makassar sekitar pukul 11.00 Wita,

“Innalilahi Wa Innailaihi Roji’un, kami dan seluruh awak media pejuanghukum45.com turut berduka atas insiden diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Tentu kami sangat mengecam segala bentuk kekerasan (bom bunuh diri), apalagi menyebabkan orang lain terluka,” ujarnya. Senin (30/3/2021)

Menurutnya, kejadian ini mencederai nilai-nilai toleransi yang terjadi di Sulsel. “Karena ini bukan yang mengatasnamakan agama tertentu. Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan ajaran agama mana pun,” tegasnya.

Pimred Media PH45,Muhamad Karto Nugroho ,mendoakan seluruh jemaat tetap dilindungi dan dalam keadaan sehat serta aman.

Ia juga meminta kepada warga Palopo untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh provokasi dan berita-berita hoax.

“Tetap tenang, jangan ki terpancing dan terpengaruh provokasi dan berita-berita hoax. Palopo ini sejak dulu menghargai toleransi dan keberagaman, itu yang harus kita pertahankan,” ungkap Mas Parto

Ia juga meminta agar tidak menyebar gambar dan video pasca bom bunuh diri yang bisa saja memancing kepanikan.

Sekaligus mengapresiasi Polres Palopo meningkatkan penjagaan dan keamanan di Kota Palopo.

Teruntuk Masyarakat Sulawesi Selatan,kata dia “Untuk meningkatkan kewaspadaan agar dapat meminimalisir potensi gangguan kemanan dan stabilitas ditengah masyarakat.Terimakasih kepada pihak TNI dan POLRI yang sudah sigap dan mengungkap kejadian ini serta peran sertanya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga negara Indonesia. (Ando More)