Ahir Pelarian Cai Changphan,Ditemukan Tewas

0
1375

Bogor,PH45.COM -Kaburnya Cai Chang Pan dari penjara Lapas Tangerang, Senin (14/9/2020) menarik dibahas.

Terpidana Mati Cai Changpan kabur setelah menggali lubang di dalam lapas selama delapan bulan.

Pelarian napi gembong narkoba asal China itu bak di film-film.

Cai Chang Pan yang dihukum atas kasus 135 kilogram sabu pada 2016 itu melenggang santai begitu keluar dari gorong-gorong sekitar Lapas Tangerang.

Dia bahkan disebut sebagai mualaf dan masih sempat salat di tengah pelarian.

Barang-barangnya ketinggalan di sebuah pondok di hutan lokasi yang diduga jadi titik persembunyiannya.

Disebut pernah ikut pendidikan militer China, Cai Chang Pan punya kemampuan survival bertahan hidup di hutan.

Hutan Tenjo, lokasi Cai Chang Pan bersembunyi disebut punya luas mencakup tujuh kelurahan.Diantaranya Kelurahan Bojong,Kelurahan Singabraja,Kelurahan Babakan, Kelurahan Batok,Kelurahan Ciomas, Kelurahan Tapos dan Kelurahan Barengkok.

Polisi mengirim brimob hingga anjing pelacak untuk mengejar napi yang sudah kedua kalinya kabur ini.

Anggota DPR RI dari Komisi III Fraksi Gerindra Habiburokhman bahkan menyebut pelarian Napi Cai Chang Pan adalah skenario bodoh.

Penilaian itu ia dasarkan pada sejumlah kejanggalan sewaktu melihat langsung Lapas Tangerang.

“Kami dipaksa percaya skenario bodoh. Mana mungkin kabur masuk ke dalam terowongan 30 meter, membuat dan menggalinya. Petugas saja yang menggunakan alat bantu oksigen, dia tersengal – sengal kok. Ini kan ada kemungkinan gas beracun di dalam. Ini bisa kabur dan kemudian menghilang. Come on!” uangkap Habiburokhman gemas kepada Aiman Wicaksono yang menelusuri kejanggalan kaburnya Cai Chang Pan secara khusus lewat program Aiman di Kompas TV seperti dikutip dalam berita Kompas.com di sini

Ditangkap jelang akhir 2016, Kasus Narkoba Chang Pan bergulir di pengadilan pada 2017 lalu.

Ia divonis bersalah di Pengadilan Negeri hingga Pengadilan Tinggi.

Cai Chang Pan divonis hukuman mati.Terpidana mati kasus narkoba Cai Changpan mengakhiri pelariannya dari Lapas Kelas I Tangerang.

Susah payah Kabut,Mantan lulusan dari militer China ini ditemukan tewas gantung diri di hutan, tepatnya di sebuah gedung pembakaran ban di Jasingan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (17/10/2020) pagi.

Cai Changpan merupakan bandar narkoba yang divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang pada 19 Juli 2017.

Dia juga memiliki kemampuan bertahan bertahan hidup di tengah hutan atau survival. Hal itu terungkap berdasarkan riwayatnya yang pernah mengikuti pelatihan militer di China.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan, terkait kabar kematian Cai Changan tersebut. “Kami temukan meninggal dunia gantung diri,”ujar Yusri kepada wartawan, Sabtu (17/10/2020).

Usai ditemukan, jasad Cai telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia dibawa kesana untuk dilakukan diautopsi. “Kami bawa ke RS Polri untuk autopsi,” pungkas dia.

Diketahui sebelumnya, Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan (CJF) kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada Jumat 18 September 2020 lalu. Ia kabur melalui sebuah lubang yang digalinya.

Dalam pelarian itu Cai diduga juga memanfaatkan kelengahan petugas sehingga dapat menggali lubang tanpa diketahui. Adapun Cai Ji Fan sendiri adalah narapidana Narkoba yang divonis hukuman mati sejak tahun 2017 lalu. (Mas Parto/Dewi Sri/Galang/Red)