DIDUGA OKNUM PERANGKAT DESA MEKARJAYA KECAMATAN CIKALONG WETAN (KBB) RAMPOK ANGGARAN DANA DESA!!

0
921

Pejuang hukum 45.com – Bandung Barat 2021, Anggaran yang di turunkan pemerintah Pusat yang di salurkan melalui Provinsi maupun Kabupaten tidak lain untuk memajukan daerah tertinggal di pelosok desa, Anggaran yang disalurkan pemerintah yang dialokasikan diberbagai Program,ada di bidang Program Tanggap Darurat Covid 19, pembangunan Insfratuktur, Pemberdayaan,dan masih banyak program yang lainnya,

Salah satu anggaran yang di salurkan ke desa Mekarjaya kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang di serap dari anggaran Dana Desa Kementrian Desa (KEMENDES) Tahun 2021, Selain Program tanggap Darurat Covid 19, ada pula pembangunan Insfratuktur Desa, Namun dalam pelaksanaan pembangunan didesa Mekarjaya kecamatan Cikalong Wetan (KBB) diduga ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyunat anggaran tersebut sehingga bisa merugikan pemerintah Daerah, pusat, dan masyarakat. Menurut keterangan dari warga desa mekarjaya yang berinisial AP, Rabu 11/ Agustus/ 2021.

Pembangunan yang di laksanakan pemdes Mekarjaya Anggaran Th 2021 dialokasikan di Rabat beton jalan Desa kampung tangkil dengan jumlah Anggaran sebesar 200,8 juta, pembangunan tersebut dikerjakan pihak ketiga, Anggaran yang di berikan ke pihak ketiga sebesar 140 juta rupiah, Namun pihak pengusaha merugi sehingga pihak pengusaha meminta di tambah 25 juta rupiah, sehingga total anggaran peruntukan Rabat Beton yang diberikan ke pihak ketiga sebesar 165 juta, dari total anggaran 200,8 juta rupiah,

Kemudian di lanjut ke pambangunan tembok penahan tanah (TPT) yang bertempat di kampung Selakuning, Anggaran sebesar 24 juta rupiah,Namun anggaran yang di alokasikan hanya 9 juta rupiah, dan pembangunan Rabat Beton di kampung Cipada Anggaran sebesar 31 juta 800, di alokasikan hanya 17 juta,,

Itu tentunya masyarakat desa mekarjaya bertanya tanya kemanakah anggaran sisa pembangunan yang di alokasikan ternyata masih ada sisa, Seharusnya Anggaran sisa harus masuk lagih ke kas Desa, Namun ini tidak jelas dengan anggaran sisa yang raib begitu saja, menurut AP sebagai Masyarakat desa Mekarjaya, Sekaligus sumber yang memberikan keterangan kepada tim liputan Pejuang Hukum 45.com

Setelah adanya aduan masyarakat desa mekarjaya ke tim liputan pejuang hukum 45.com,Tentunya kami mendatangi Pemerintahan desa Mekarjaya untuk klarifikasi dengan adanya aduan masyarakat yang menduga ada Oknum dari pemerintahan Desa yang menyunat anggaran Pembangunan tersebut”

Saat kami mendatangi Pemdes Mekarjaya Kamipun bertemu dengan Kepala Desa Mekar jaya Obar, Ketika kami kompirmasi beliau menuturkan kepada tim liputan pejuanghukum 45.Com,
Kamipun pertanyakan dengan adanya dugaan pemotongan Pembangunan Anggaran Dana Desa 2021″

Obar sebagai kepala desa menjelaskan kepada tim bahwa rumor tersebut tidak benar dengan dugaan adanya pemotongan anggaran tersebut, Beliaupun menjelaskan bahwa anggaran pembangunan sudah di percayakan kepada petugas desa sesuai tupoksinya, anggran tersebut di kelola TPKD Desa, BPD dan LPMD, kepala desa tidak memegang anggaran,pungkasnya””

Namun dalam peraturan Desa tentunya Kepala Desa sebagai pucuk Pimpinan harus mepertanggung jawabkan terkait dengan Pengelolan Anggaran Desa,yang mengacu Berdasarkan/UU no. 6 /tahun 2014/pasal 26/Kepala Desa harus bertanggung jawab terkait pengelola Anggaran Desa, Namun Kepala Desa Mekarjaya Obar, Beliau tidak merespon dengan adanya aduan masyarakat terkait dengan pelanggaran di wilayah Desa Mekarjaya,// pejuang hukum 45.com

(Tamsil Komarudin)